Mengenal Ilmu Parenting Yang Sebenarnya
Pada dasarnya, Parenting bukanlah hanya ilmu untuk mendidik
anak, melainkan lebih kepada ilmu bagaimana Orang Tua mampu mengubah semua
perilaku buruknya menjadi lebih baik lagi.
Parenting sesungguhnya lebih kepada ilmu untuk mendidik kita
sendiri sebagai Orang Tua, agar mau mengubah perilaku buruknya, yang setiap
saat akan dicontoh oleh anak.
Bagaimana bisa?
Semisal untuk tidak lagi menjadi orang tua yang cepat marah,
untuk tidak lagi menjadi orang tua yang berbicara dengan nada tinggi, untuk
tidak lagi berbohong pada anak, untuk bisa lebih sering tersenyum ketimbang
membentak, untuk menjadi orang tua yang sering memuji ketimbang mencela, untuk
menjadi lebih mau menerima mereka apa adanya ketimbang menuntut, untuk menjadi
orang tua yang lebih mau mendengar dari pada selalu menasehati
Untuk mau dengan sabar menjawab pertanyaan anak yang tak
henti-hentinya di ajukan sepanjang hari tentang apa saja yang menurut kita
(orang dewasa) "tidak penting" untuk di jawab.
Tapi tentu saja hasilnya sepadan dengan jerih payah yang
sudah kita lakukan.
Yes !!!! Anak kita mulai berubah menjadi baik dan lebih baik
lagi dari hari ke hari. Sehingga hidup ini semakin terasa indah dan bahagia
bersama anak kita dan anak kita juga merasa bahagia hidup bersama kita.
Perilaku anak kita hanyalah cerminan dari perilaku orang
tuanya sehari-hari.
Persis seperti sebuah pepatah lama yang mengatakan
"like father like son", "buah jatuh tidak jauh dari
pohonnya".
Tidak mungkin kita bisa membuat anak kita berperilaku baik
jika kita sendiri tidak berusaha memberikan contoh yang baik kepadanya.
Namun ternyata belajar Parenting itu tidak pernah ada kata
akhir, semakin kita belajar semakin sering kita menemukan perilaku2 yang kurang
baik yang perlu "segera" kita ubah.
Dan mengapa perlu SEGERA ? karena jika tidak segera kita
ubah, maka anak kita pun akan segera menirunya.
Karena memang anak-anak kita adalah para peniru yang ulung
dari perilaku orang tuanya, gurunya, dan lingkungan pergaulannya juga tontonan
acara dari televisi yang dilihatnya setiap hari.
sumber: ayahbunda.com

