Inilah Orang Yang Paling Cerdas Dan Orang Yang Paling Bodoh
Setiap yang menangis, suatu saat ia akan ditangisi. Setiap yang meratapi suatu saat ialah yang akan diratapi. Akan tetapi kapan? dan diman? Jika setiap kita tahu kapan dan dimana kita akan meninggal maka perkaranya lebih mudah untuk mempersiapkan diri. Akan tetapi, tidak ada yang mengetahui…
Betapa banyak orang yang pagi hari tertawa, di sore hari iapun ditangisi. Seseorang yang di malam hari ia mensholatkan bibinya dan menguburkan bibinya di pekuburan, ternyata subuhnya ia yang disholatkan dan dikuburkan.
Janganlah sampai kita lupa "Kita dilahirkan untuk menuju kematian", "Kita tinggal untuk meninggal, "Orang-orang hebat, para penguasa dunia, ternyata hanya tinggal berita dan kenangan, harta dan kekuasaan yang mereka miliki tak kuasa untuk mengekalkan mereka…
Ibnu Umar r.a. berkata :
ﻓﺄﻱ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺃﻛﻴﺲ ﻗﺎﻝ ﺃﻛﺜﺮﻫﻢ ﻟﻠﻤﻮﺕ ﺫﻛﺮﺍ ﻭﺃﺣﺴﻨﻬﻢ ﻟﻤﺎ
ﺑﻌﺪﻩ ﺍﺳﺘﻌﺪﺍﺩﺍ ﺃﻭﻟﺌﻚ ﺍﻷﻛﻴﺎﺱ
"Wahai Rasulullah orang mukmin mana yang paling cerdas?". Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Yang paling banyak mengingat kematian, dan yang paling baik persiapannya untuk akhirat, mereka itulah orang-orang cerdas" (HR Ibnu Maajah no 4249, dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani, lihat juga As-Shahihah no 1384)
Benar…dialah mukmin yang cerdas, yang tahu bahwasanya ia tidak tahu kapan meninggalnya dan dimana?, maka iapun selalu mengingat hari perpisahan tersebut, hari tangisan tersebut, ia tidak tahu apakah ia mendapatkan husnul khotimah ataukah meninggal dalam kondisi bermaksiat? Ia selalu mempersiapkan diri…ini sungguh orang yang cerdas.
Adapun orang yang bodoh adalah orang yang pura-pura lupa bahwa ia tidak tahu kapan meninggal dirinya lantas ia tidak mempersiapkan dirinya. Ia berusaha melupakan hari perpisahan tersebut dengan menghabiskan waktunya untuk menikmati dunia sepuas-puasnya…sungguh ini adalah orang yang bodoh...Namun ia tetap tidak akan bisa lari dari kematian…
Sudah siapkah kita? Mari kita cari bekal buat mati, jangan sampai menyesal yang tidak ada gunanya. Mari kita tobat,tinggalkan segala dosa dan maksiat. Mari kita manfaatkan hidup ini sebaik-baiknya sebelum datang kematian. Mungkin benar Malaikat Maut menjemput kita malam ini.
Kematian adalah hal yang pasti datang, Tak ada yang tahu kapan malaikat maut akan datang mencabut nyawa. Layaknya anak panah yang tak pernah melesat, bagitu juga mati. Ia akan datang pada siapa saja meski orang tersebut menghindarinya. (Ali Imran:185)
Dan tiada seorang jiwa pun yang mengetahui di belahan bumi manakah ia akan mati (Luqman: 34).
Tidak ada tempat buat ngumpet. Di mana saja kita berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh (An-Nisa:78)
Yang ada penyesalan (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan Qs.23:99,100
Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin". Qs.32:12
ﻗُﻞْ ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺗَﻔِﺮُّﻭﻥَ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻣُﻼﻗِﻴﻜُﻢْ ﺛُﻢَّ ﺗُﺮَﺩُّﻭﻥَ ﺇِﻟَﻰ
ﻋَﺎﻟِﻢِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﺎﺩَﺓِ ﻓَﻴُﻨَﺒِّﺌُﻜُﻢْ ﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS Al-Jumu'ah : 8)
Jadi, apakah anda termasuk orang cerdas ataukah orang bodoh....? Semakin sering mengingat kematian semakin cerdaslah anda, dan semakin lalai dari kematian semakin bodohlah anda… ukurlah kebodohan kita masing-masing !!! Jangan Sampai kita baru merasakan penyesalan tiada guna di akhirat nanti. Karena sikap lalai kita di dunia yang fana ini.



